maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138

Hari Peduli Skizofrenia Sedunia 2023: Tema, Asal Usul, Hingga Gejala

Hari Peduli Skizofrenia Sedunia 2023: Tema, Asal Usul, Hingga Gejala
0 0
Read Time:2 Minute, 15 Second


Jakarta

Hari Kesadaran Skizofrenia Sedunia diperingati setiap tahun pada tanggal 24 Mei. Momentum ini difokuskan untuk meningkatkan kesadaran akan penyakit mental yang mempengaruhi lebih dari 21 juta orang di seluruh dunia. Meningkatkan kesadaran penting untuk memerangi stigma yang melekat pada penyakit ini.

Skizofrenia adalah kondisi kejiwaan ketika bahan kimia di bagian otak tertentu tidak seimbang. Ketika ini terjadi, itu dapat menyebabkan kurangnya koordinasi antara pikiran, tindakan, dan emosi. Kondisi ini dapat diobati dan bahkan dapat disembuhkan.

Namun, banyak penderita skizofrenia tidak mencari pertolongan. Beberapa yang menjangkau lebih mungkin mengalami stigma karena kondisi mereka daripada menerima dukungan. Itulah mengapa penting untuk meningkatkan kesadaran tentang skizofrenia.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Tema Hari Kesadaran Skizofrenia Sedunia 2023

Tahun ini, tema yang diangkat untuk memperingati Hari Peduli Skizofrenia Sedunia adalah “Celebrating the Power of Community Kindness” yang artinya “Merayakan Kekuatan Kebaikan Komunitas”.

Tema ini dipilih agar masyarakat dan keluarga serta penderita skizofrenia dapat menyebarkan kesadaran dan menyemangati mereka yang hidup dengan penyakit tersebut. Dengan cara ini, masyarakat yang lebih inklusif akan tercipta.

Asal Usul Hari Kesadaran Skizofrenia Sedunia

Hari Kesadaran Skizofrenia Sedunia dideklarasikan oleh National Schizophrenia Foundation pada 24 Mei untuk menghormati Dr Philippe Pinel, tokoh kunci dalam upaya awal untuk memberikan perawatan dan pengobatan yang manusiawi bagi orang yang sakit mental.

Pada awal 1792, Pinel ditunjuk sebagai dokter kepala di Bicetre, rumah sakit jiwa pria di Paris, dan melakukan reformasi besar dengan membebaskan pasien yang telah dipenjara selama 30 sampai 40 tahun. Pinel juga lebih memilih pengobatan dengan melakukan terapi, kontak dekat, dan berbicara dengan pasien.

Menepis mitos bahwa penyakit mental sering disamakan dengan kerasukan setan, Pinel memandang penyakit mental sebagai akibat dari paparan stres sosial dan psikologis yang berlebihan serta kerusakan keturunan dan fisiologis.

Apa itu Skizofrenia?

Istilah ‘skizofrenia’ secara harfiah berarti pemisahan pikiran dan diciptakan pada tahun 1910 oleh psikiater Swiss Dr Paul Eugen Bleuler. Ini adalah penyakit mental serius yang menyebabkan penderitanya menafsirkan realitas dengan cara yang tidak normal.

Dikutip dari Mayo Clinic, skizofrenia dapat mengakibatkan beberapa kombinasi halusinasi, delusi, dan pemikiran serta perilaku yang sangat tidak teratur yang mengganggu fungsi sehari-hari dan dapat melumpuhkan. .

Beberapa gejala yang muncul dari skizofrenia adalah:

Khayalan Halusinasi Bicara cadel Perilaku motorik abnormal Kebiasaan buruk, seperti tidak menjaga kebersihan

Gejala-gejala ini dapat bervariasi dalam jenis dan tingkat keparahan dari waktu ke waktu dengan periode perburukan dan remisi gejala. Pada pria, gejala skizofrenia biasanya dimulai pada awal hingga pertengahan usia 20-an. Pada wanita, gejala biasanya dimulai pada usia akhir 20-an.

Ada gejala lain yang mungkin muncul pada masa pubertas, seperti

Menarik diri dari teman dan keluarga Menurunnya kinerja di sekolah Masalah tidur Mudah tersinggung atau suasana hati tertekan Kurangnya motivasi

Tonton Video “Malaysia Dihantam Cuaca Panas Ekstrim”
[Gambas:Video 20detik]
(suk/suk)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Harold Taylor

Learn More →