maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138

PSIS Vs PSS Ricuh, Suporter Akui Urus PSSI Bukan Hal Mudah

PSIS Vs PSS Ricuh, Suporter Akui Urus PSSI Bukan Hal Mudah
0 0
Read Time:1 Minute, 30 Second


Jakarta

Laga PSIS Semarang vs PSS Sleman pada tanggal 32 Liga 1 2022 berambut kericuan Bangunkan PSSI Zainudin Amali akui penanganan pendukung bukan misalnya mudah.

Keributan terjadi sebelum dimulainya babak kedua, yang membuat tertundanya awal laga selama kurang lebih 20 menit. Berdasarkan laporan masyarakat setempat, peristiwa itu terjadi di tribun utara dan tribun timur laut Stadion Jatidiri.

Tidak ditanguar pasti penyebay mahal tersebut, tapi beberapa suporter terlihat PSIS dimana Snex dan pendukungnya? P.S.S dari sinilah Brigata Curva Sud (BCS) terlibat dalam kericuhan.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

Misalnya terbilang miris menanganan suporter belum menguk lejani dari Tragedi Kanjuruhan. Jika perseteruan masih ada, ini akan menjadi ancaman yang tidak ingin terjadi lagi di sepakbola Indonesia.

“Bukan pekerjaan mudah. ​​Di UU Keolahragaan, ada soal suporter, jadi mereka mulai berorganisasi, tapi mereka tidak mau. Pelan-pelan, saya senang setelah undang-undang disahkan, kami sudah menjadi suporter di Le Meridien (Sarasehan Suporter),” kata Waketum Zainudin Amali Amali kepada wartawan, Selasa (4/4/2023).

“Ketika diterima, mereka seperti, ‘Apa gunanya bisnis pendukung sibuk-sibuk pemerintah?’ Mudah-mudahan lah pelan-pelan. Pekerjaan banyak sekali tapi ada skala prioritasnya,” ujarnya.

Berlatih hanya untuk memastikan bahwa sanksi pasti akan dikenakan pada pemilik rumah. Sebab Panitia Pelaksana dianggap tidak bisa mengantisipasi agar kericuhan ini terjadi.

Saat ini Komite Disiplin (Komdis) PSSI diyakini sedang mempertimbangkan sanksi yang akan diberikan kepada PSIS. Tidak menutup kemungkinan juga bagi PSS karena suporternya juga terlibat dalam perseteruan tersebut.

Iya itu selang di Komdis. Ya masih (Ketua Komdis masih Erwin Tobing), belum ganti. Bisa matalab kalau kongres plankanya Mei, kata Amali.

“Badan yudisial masih ada, itu berlaku untuk kongres. Jadi berhenti setelah kongres. Kami sudah minta Komdis untuk menanganinya,” ujarnya. Zainudin Amali .

Simak Video “Supporter Ricuh Jelang Laga PSIS Vs Persis, Polisi Tembakkan Gas Air Mata”
[Gambas:Video 20detik]
(dia)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Harold Taylor

Learn More →