maxwin138
maxwin138
maxwin138
maxwin138

Viral Seorang wanita berusia 25 tahun menderita stroke setelah minum pil kontrasepsi

Viral Seorang wanita berusia 25 tahun menderita stroke setelah minum pil kontrasepsi
0 0
Read Time:1 Minute, 58 Second


Jakarta

Seorang wanita London bernama Holly McComish (25) menderita stroke beberapa minggu setelah diresepkan kontrasepsi oral Microgynon 30 melalui telepon oleh dokter umum.

Menurut Holly, dokter umum gagal memperingatkannya tentang beberapa efek samping utama dari pil tersebut, bahkan sebelum melakukan tes apa pun, atau menanyakan lebih detail tentang kondisi kesehatannya.

“Rasanya seperti terjebak dalam tubuh saya sendiri. Saya pikir saya di ambang kematian,” kata Holly mengenang kejadian itu, seperti dilansir The Sun.

Pada September 2021, Holly mulai mengalami gejala pusing dan sakit kepala. Menurutnya gejala tersebut merupakan reaksi normal terhadap pengobatan yang dijalaninya.

Sebulan kemudian, Holly pingsan saat rapat bisnis. Ternyata dia mengalami transient ischemic attack (TIA) atau “mini stroke”. TIA biasanya disebabkan oleh gangguan sementara suplai darah ke otak. Penyakit ini disebabkan oleh gumpalan darah yang terbentuk di bagian tubuh lain.

IKLAN

GULIR UNTUK MELANJUTKAN KONTEN

“Penglihatan saya mulai kabur dan saya tidak bisa mengeluarkan kata-kata. Untungnya seseorang melihat separuh wajah saya jatuh dan mereka memanggil ambulans,” jelasnya.

Holly dirujuk ke Rumah Sakit Saraf London setelah didiagnosis menderita stroke karena bekuan darah mengalir ke otaknya melalui paten foramen ovale (PFO). Dokter menyuruhnya untuk segera berhenti minum pil kontrasepsi dan minum obat pengencer darah.

Pil kontrasepsi tidak aman untuk dikonsumsi setiap wanita. Oleh karena itu, profesional medis biasanya mengajukan serangkaian pertanyaan kepada seorang wanita dan memeriksa tekanan darahnya sebelum meresepkan obat.

“Semua yang dia jelaskan tentang pil datang dengan sedikit risiko depresi tetapi saya baik-baik saja dengan itu karena saya pikir jika saya merasa sedih saya bisa berhenti meminumnya. Tidak ada yang dikatakan tentang pembekuan darah atau stroke,” katanya.

Bagi sebagian orang, estrogen dalam pil KB membuat darah lebih mudah menggumpal. Jika bekuan darah terbentuk, itu dapat menyebabkan beberapa kondisi berbahaya termasuk trombosis vena dalam, serangan jantung, atau stroke.

Layanan Kesehatan Nasional (NHS) mengungkapkan beberapa efek samping ringan yang terkait dengan kombinasi pil dan menyatakan bahwa risiko penggumpalan darah sangat kecil, tetapi dokter biasanya memeriksa apakah seseorang memiliki faktor risiko tertentu sebelum meresepkan pil.

Holly kini berkampanye untuk meningkatkan kesadaran perempuan akan bahaya minum pil KB. Dia juga meminta NHS untuk memastikan dokter melakukan lebih banyak tes pada wanita sebelum meresepkan obat.

“Saya kira efek sampingnya tidak cukup disorot. Dokter hanya memberi Anda selebaran dengan cetakan halus yang merinci risikonya dan mengharapkan Anda membacanya,” tutup Holly.

Tonton Video “Seberapa Penting Menyederhanakan Istilah Medis Bagi Orang Awam?”
[Gambas:Video 20detik]
(suk/suk)

Happy
Happy
0 %
Sad
Sad
0 %
Excited
Excited
0 %
Sleepy
Sleepy
0 %
Angry
Angry
0 %
Surprise
Surprise
0 %

Harold Taylor

Learn More →